LKM MITRA SEJAHTERA

Diposkan oleh Solo Mata Jawa | 00.18

LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN


PENDAHULUAN

I.   LATAR  BELAKANG
Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) merupakan lembaga yang dibentuk oleh, dari dan untuk masyarakat berdasarkan nilai–nilai universal dan kriteria kemanusiaan, sehingga berperan secara penuh sebagai pemimpin warga.
Sisitem kolektifbilitas kepemimpinan LKM memungkinkan terjadinya proses saling asah, asih dan asuh antar anggota yang pada akhirnya akan menjamin terjadinya demokratisasi, tanggung jawab dan transparansi, sehingga diaharapkan LKM mampu dan menjadi unsur strategis dalam menciptakan pola pola pengambilan keputusan yang lebih adil dan bijaksana atas dasar urgensi dan skala prioritas azas manfaat.
Sebagai sebuah lembaga, LKM diharapkan menjadi sumber energi dan inspirasi untuk membangun prakarsa dan kemandirian warga dalam memenuhi kebutuhan serta kepedulian dalam rangka penanggulangan kemiskinan dan pengembangan lingkungan yang berkelanjutan.

II  MAKSUD DAN TUJUAN
  1. Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ) ini merupakan tanggung jawab LKM Mitra Sejahtera  kepada masyarakat terhadap semua kebijakan dan hasil pelaksanaan kegiatan Program Rencana Tahunan (Renta) 2009.
  2. Laporan Pertanggungan Jawab (LPJ) ini juga merupakan implementasi transparansi dan akuntabilitas pengelolaan LKM kepada masyarakat, menyangkut kelembagaan, fungsi dan tugas LKM serta Keuangan LKM dan UP – UP sebagai upaya menumbuhkan rasa saling keparcayaan.
  3. Memberikan ruang atau media bagi warga masyarakat untuk mengkritisi dan memberi masukan sebagai proses penyempurnaan kualitas Program Penanggulangan Kemiskinan yang berkelanjutan.
  4. Menjadi media instropeksi bagi seluruh anggota LKM, sebagai proses pebelajaran penguatan peran sebagai pemimpin kolektif dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya.
  5. Terwujudnya komitmen bersama antar warga masyarakat, pemerintah kelurahan dan LKM untuk merumuskan kebijakan dan program yang berkesinambungan dalam penanggulangan kemiskinan.

 BAB II
LAPORAN KINERJA LKM

Pertama    : Bidang Organisasi KelembagaanSecara umum organisasi kelembgaan LKM Mitra 
  • Sejahtera berjalan cukup baik dan lancar. Akan tetapi dari tingkat keaktifan anggota LKM baru mencapai 60%. Sementara, perangkat LKM seperti; sekertaris dan UP-UP belum berjalan dengan baik.

Kedua        : Bidang Program Rencana Tahunan (Renta) PJM Pronangkis
  • Dari 18 kegiatan lingkungan dapat terlaksana dengan baik tetapi dalam pelaporan kegiatan masyarakat kurang mampu dalam pembuatan LPJ kegiatan lingkungan, dan kurang partisipasi dari masyarakat sehingga proses pelaporan menjadi kendala.
  • Untuk Kegiatan Sosial yang merupakan dana penyertaan APBD berupa sharing program yaitu ‘penyaluran’ Dana Operasional Posyandu Balita dan Lansia juga telah dilakukan, maupun penyaluran dana hibah untuk RTLH telah di laksanakan pada 7 Januari 2010 lalu. 

Ketiga        : Bidang Keuangan
  • LKM Mitra Sejahtera mendapatkan PAGU dana BLM PNPM tahun 2009  sebesar Rp. 350.000.000,- (terdiri dari; APBN sebesar Rp. 175.000.000,- dan APBD sebesar Rp. 175.000.000,-)
  • BLM 1 sebesar Rp. 105.000.000,- (terdiri dari kegiatan; daya lingkungan sebesar Rp. 102.000.000,- , dan BOP sebesar Rp. 3.000.000,-)
  • BLM 2 seharusnya menerima dana sebesar Rp. 175.000.000,- (dari Pemkot Surakarta/APBD), tetapi kenyataannya ‘hanya’ mendapatkan dana sebesar Rp. 150.600.000,- untuk kegiatan daya sosial dengan perincian; Posyandu Balita sebesar Rp. 66.600.000,- (37 Posyandu x Rp 1.800.000,-), Posyandu Lansia sebesar Rp. 24.000.000,- (20 Posyandu x Rp 1.200.000,-)  dan kegiatan RTLH  sebesar Rp. 60.000.000,- (30 unit x Rp 2.000.000,-). Jadi masih ada kekurangan dana sebesar Rp. 24.400.000,- yang masih harus diberikan oleh Pemkot Surakarta kepada LKM Mitra Sejahtera Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta.
  • BLM 3 mendapatkan dana sebesar Rp. 70.000.000,- (akan digunakan untuk kegiatan lingkungan berupa RTLH sebesar Rp. 20.000.000,-, (10 unit rumah x Rp 2.000.000,-), kegiatan ekonomi bergulir sebesar Rp. 48.000.000,-, dan BOP sebesar Rp. 2.000.000,-

KENDALA DAN PERMASALAHAN

Kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh LKM dalam pelaksanaan program kegiatan Renta 2009 PJM Pronangkis, antara lain:
  1. Masih rendahnya tingkat partisipatif warga masyarakat Kelurahan Jebres terhadap pelaksanaan kegiatan PNPM-MP.
  2. Pemahaman masyarakat yang kurang, khususnya dalam pembuatan laporan pertanggungjawaban kegiatan. Bahkan banyak KSM yang merasa kesulitan dalam penanganan laporan pertanggungjwabannya.
  3. Tingkat swadaya dari masyarakat masih rendah.
  4. Belum munculnya sinergi antar lembaga yang ada di Kelurahan Jebres menyangkut kegiatan pemberdayaan masyarakat khususnya program penanggulangan kemiskinan.
  5. Pola pikir sebagian besar masyarakat yang berpendapat bahwa sesungguhnya mereka hanya sebagai objek pembangunan bukan subyek sekaligus objek pembangunan, sehingga pelaksanaan usulan pembangunan dari, oleh dan untuk masyarakat masih jauh dari ukuran yang ideal.
  6. Kelembagaan LKM Mitra Sejahtera belum berjalan optimal, karena tingkat kesibukan anggota yang padat.
  7. Keterbatasan alokasi dana (BLM) untuk merealisasikan usulan kegiatan dari masyarakat.
  8. Sharing programe dari Pemerintah Kota Surakarta  tidak jelas. Baik dalam hal kebijakan maupun teknis di lapangan. Belum ada sinkronisasi antara mekanisme PNPM-MP dengan ‘kebiasaan’ birokrasi Pemkot.


RENCANA KERJA TAHUN 2010

Berdasarkan beberapa permasalahan diatas, agar kinerja LKM lebih optimal, untuk tahun 2010 kami telah menyusun garis besar program kerja sebagai berikut :
  1. LKM Mitra Sejahtera akan melakukan sosialisasi program PNPM-MP secara berkala bekerja sama dengan RW, relawan serta KSM yang sudah ada, sebagai upaya menumbuhkembangkan tingkat partisipatif dan kepedulian serta upaya perubahan paradigma berpikir.
  2. LKM Mitra Sejahtera akan mengupayakan pembentukan forum “duduk satu meja“ yaitu pertemuan secara berkala seluruh lembaga dan komponen masyarakat Jebres untuk menyatukan visi dan misi bersama menyangkut kegiatan pemberdayaan masyarakat Jebres untuk khususnya program penanggulanggan kemiskinan yang berkelanjutan.
  3. LKM Mitra Sejahtera akan segera melakukan kaderisasi relawan disemua RW untuk menunjang percepatan dan monitoring maupun evaluasi kegiatan di tingkat basis, sebagai upaya optimalisasi kinerja kelembagaan.
  4. LKM Mitra Sejahtera akan segera melakukan upaya kemitraan program dan donasi (channeling program) dengan berbagai pihak yang memiliki kesepahaman, kepentingan dan kepedulian dalam hal penanggulangan kemiskinan.

PENUTUP

Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini kami buat dalam rangka Rembug Warga Tahunan (RWT) yang merupakan bagian dari proses siklus tahunan kegiatan PNPM-MP, sebagai salah satu media pertanggungjawaban LKM dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan LKM yang diamanatkan dalam PNPM.

Kami sangat mengharapkan kritik dan masukan dari semua pihak yang berkepentingan untuk perbaikan kinerja LKM Mitra Sejahtera Kelurahan Jebres dimasa mendatang, sehingga visi dan misi kita mewujudkan Jebres sejahtera dan mandiri dapat terealisasi.

Demikianlah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) ini kami sampaikan, dengan harapan dapat diterima dengan baik. Akhir kata, terima kasih kepada semua anggota LKM serta semua pihak yang telah membantu dan bekerjasama dalan penyusunan LPJ ini.